Langsung ke konten utama

Unggulan

Penyaluran energi murni

 Didalam diri kita begitu banyak energi tersimpan dalam berbagai bentuk dan masa. Energi atau daya baik berupa bentuk gerak . energi panas, energi dingin, energi gelombang dll  Energi ini yang diolah oleh beberapa faktor yaitu dari energi kekuatan pikir, energi kekuatan batin dan energi kekuatan fisik. Energi ini akan dihasilkan bermacam pula hasil dan penggunaan. Dalam sesi ini penulis lebih mengarah ke kuatan tiga unsur secara umum 

Mekanisme organ saat tubuh melakukan pernapasan

 MEKANISME TUBUH DALAM PERNAPASAN


Darah,


Darah merupakan sarana transportasi bagi oksigen dan berbagai zat makanan, yang diabsorsi melalui pencernaan (fruktus gastrointestinal) menuju keseluruh jaringan – jaringan tubuh, serta mengembalikan karbon dioksida ke paru, dan hasil metabolisme lainnya menuju ke ginjal. Sistim sirkulasi darah ini dikendalikan oleh berbagai sistim pengaturan, yang secara umum berfungsi untuk mempertahankan aliran darah kapiler yang adekuat bila memungkinkan diseluruh tubuh, tetapi khususnya dijantung dan diotak. Sirkulasi cairan tubuh ini, sangat penting untuk diperhatikan dan dijaga supaya tidak mengalami hambatan atau kerusakan.


Darah selalu mengalir tentu saja dari daerah tekanan tinggi kedaerah tekanan rendah, kecuali pada situasi tertentu. Penyesuaian sirkulasi juga dipengaruhi dengan mengubah keluaran pompa jantung, mengubah diameter pembuluh atau mengubah jumlah darah yang berkumpul dalam pembuluh.


Pengaruh jumlah oksigen didalam tubuh sangat berpengaruh pada sistim pengankutan, yang terdiri atas paru – paru dan sistim kardiovaskuler menuju kejaringan tertentu.



Jantung,


Kerja otot jantung sangat tergantung pada metabolism oksidasi, dan itulah sebabnya selalu mendapat pasokan oksigen. Secara umum rangsang yang meningkatkan denyut jantung, juga meningkatkan tekanan darah.


Denyut jantung dapat dipercepat oleh, antara lain :

Penurunan aktifitas baroreseptor diarteri

Peningkatan aktivitas reseptor regang atrium.

Inspirasi.

Kegembiraan.

Marah.

Kebanyakan rangsang nyeri.

Hipoksia.

Olah raga.

Norepinefrin.

Hormon tiroid.

Demam.

Sedangkan yang menurunkan denyut jantung akan menurunkan tekanan darah. Denyut jantung diperlambat oleh

Peningkatan aktivitas baroreseptor diarteri, vertikel kiri dan sirkulasi pulmoal.

Ekspirasi.

Takut.

Sedih.

Perangsangan saraf nyeri disaraf trigamus.





PARU


Hampir seluruh darah dalam tubuh mengalir melalui arteri pulmoal menuju jaringan kapiler paru, tempat terjadinya oksigenasi darah dan kemudian dikembalikan keatrium melalui vena pulmonalis.


Pada saat seseorang menarik napas (inspirasi), otot – otot pernapasan melakukan kerja, untuk meregangkan jaringan elastis dinding dada dan paru – paru. Pada saat udara keluar(ekspirasi), otot – otot pernapasan melakukan gerak kembali semula. 


Didalam alveoli oksigen terus menerus berdifusi dari udara(udara alveolus) kedalam aliran darah dan karbon dioksida terus menerus berdifusi dari darah kedalam alveoli.


Selain fungsi paru sebagai pertukaran gas, paru – paru juga mempunyai fungsi METABOLIK.(lihat table 34-5 fisiologi kedokteran Ganong).


Table 34-5 Senyawa biologic aktif yang mengalami metabolisme dalam paru  


Disentesis dan digunakan dalam paru – paru

Surfaktan

Disentesis atau disimpan dan dilepaskan kedarah

Prostaglandin

Histamin

Kalikrein

Dibuang sebagian dari darah

Prostaglandin

Bradikinin

Nukleotidaadenin

Serotonin

Norepinefrin

Asetilkolin

Diaktifkan di paru – paru

Angiotensin I dan

Angiotensin II

Komentar